Cara Damai Ketika Orang Tua Tak Merestui Jurusan Impian

Diposting pada
Menginjak kelas 3 SMA, kita tak hanya akan melewati berbagai ujian, melainkan juga harus menentukan jurusan yang akan kita pilih saat kuliah nanti. Namun, setelah mengetahui jurusan mana yang akan kita pilih, terkadang justru orang tua tak merestui. Bagaimana cara meyakinkan orangtua, ya?

1st Case

News anchor adalah cita-cita Bianca sejak masuk SMA. Najwa Shihab is her role model! Meski begitu, Papinya belum memberikan restu sepenuhnya pada Bianca untuk memilih jurusan jurnalistik seperti yang ia inginkan.

How to deal?

Tell them the reason
Bila sudah memiliki pilihan jurusan yang diinginkan, kita harus bisa meyakinkan orangtua dengan memberikan penjelasan tentang apa yang dipilih. Mulai dari hal-hal yang berkenaan dengan jurusan, sampai prospek dan tujuan hidup selepas lulus dari jurusan tersebut. Bila kita bisa menjelaskan dengan baik, tak menutup kemungkinan orangtua justru mendukung sepenuh hati! Tunjukan bahwa pilihan kita adalah yang terbaik dan kita benar-benar serius akan mengejarnya.

2nd Case

Keandra ingin menjadi dokter gigi seperti sepupunya. Ia tahu untuk menjadi dokter gigi, ia harus menempuh pendidikan yang cukup lama. Itu juga yang membuat orangtuanya khawatir Keandra berhenti di tengah jalan.

How to deal?

Buat kesepakatan
Berikan keyakinan bahwa kita akan belajar dengan sebaik-baiknya dan akan memperoleh hasil yang bagus dalam kuliah. Hal ini akan membuat kita belajar menjadi lebih dewasa. Ketika kita berani menentukan sikap, ketika itu juga kita harus siap bertanggung jawab. Setiap pilihan ada konsekuensinya!

3rd Case

Wina ingin melanjutkan pendidikan di sekolah musik selepas lulus, namun Bundanya menolak mentah-mentah karena menganggap sekolah seni musik tak memiliki prospek di masa depan.

How to deal?

Show the talent
Penjelasan yang meyakinkan terkadang memang membutuhkan aksi sebagai dukungan. Ketika orang tua tak merestui, tunjukkan pada mereka bahwa kita tak sekedar ingin, namun juga memiliki bakat. Jangan patah semangat bila orang tua tak merestui jurusan yang kita pilih. Tunjukkan bahwa kita tak hanya memiliki minat yang tinggi, namun juga bakat untuk bisa berhasil kelak di jurusan yang kita pilih.
Baca juga: 7 Hal Penting Saat Memilih Jurusan Kuliah

4th Case

Satu-satunya yang Anggi inginkan adalah menjadi seorang insinyur. Bahkan sejak SMA ia mengikuti ekskul elektro dan kerap memenangkan lomba. Menurut orangtuanya, jurusan teknik hanya cocok untuk anak laki-laki. Mereka justru menyarankan Anggi untuk memilih jurusan kedokteran seperti kakaknya.

How to deal?

Bicarakan dengan baik Komunikasi adalah inti dari datangnya restu orangtua. Saat meyakinkan orangtua, sudah sepantasnya kita berbicara dengan baik dan sopan. Jika memang sudah bertolak belakang, berusahalah terus untuk bicara, namun tetap pada jalurnya. Ingat, ketika orang tua tak merestui jurusan pilihan kamu itu karena mereka sayang kamu, kamu hanya perlu menunjukkan bahwa kamu akan lebih bahagia dengan jurusan yang sesuai passion kamu.