Langganan

Permudah Diet Dengan 10 Makanan Pembakar Lemak Ini

Selain rutin olahraga – apapun jenisnya, pengaturan pola makan juga kunci vital suksesnya program diet. Usaha Anda akan lebih sukses jika Anda memilih makanan pembakar lemak sebagi menu harian Anda. Terdapat beberapa makanan yang membantu tubuh untuk memecah lemak menjadi bagian kecil dan akhirnya diolah menjadi energi.

Makanan Pembakar Lemak

Vera Napitupulu, ahli gizi dan programme manager Light House Indonesia menerangkan bahwa makanan yang dimaksud ialah makanan yang punya efek termogenik yang tinggi dan bisa melesatkan metabolisme tubuh. Dan, makanan pembakar lemak itu ternyata terhampar di sekitar kita, hanya saja masyarakat belum banyak mengetahui atau memaksimalkannya. “Misalnya, daging sapi. Makanan ini tinggi akan termogenik – pembantu membakar kalori – yang membantu seseorang membakar kalori yang menumpuk di dalam tubuh, bahkan sejak ia baru mengunyahnya,” ujar Vera.

Meski begitu, tambahnya, bukan berarti dengan mengonsumsi daging, bobot tubuh akan cepat turun. Tetap, rumus utama penurunan berat badan harus ada defisit kalori dari kebutuhan harian seseorang. “Jadi kebutuhan harian plus aktivitas harian Anda ialah 2800 kal dan Anda ingin menurunkan berat badan, maka Anda harus menurunkan kebutuhan kalori menjadi 2300 kal agar terjadi penurunan berat badan hingga 0.5 kilogram per minggu. Pendeknya, konsumsi makan daging ini juga harus sesuai dengan kebutuhan harian dan makronutrien tercukupi, yang terdiri dari karbohidrat 55%, protein 20%, dan lemak sehat 25%,” ucap Vera.

10 Makanan Pembakar Lemak

Selain daging sapi, masih banyak lagi makanan yang bisa Anda jadikan referensi. Untuk mengetahui apa saja itu, baca jawabannya di bawah ini:

1. Ikan Bandeng

Fakta Nutrisi: Kalori (148 gram), lemak (6,73 gram), karbohidrat (0 gram), protein (20,53 gram).
Manfaat: Ikan ini kaya akan Omega 3. Menurut penelitian Balai Pengembangan dan Penelitian Mutu Perikanan yang dilakukan pada 1996, kandungan Omega-3 bandeng sebesar 14,2%; melebihi ikan sarden atau makarel (3,9%), ikan salmon (2,6%), dan ikan tuna (0,2%). Asam lemak itu bermanfaat membantu usaha menurunkan berat badan karena berperan meningkatkan aliran darah ke otot-otot selama olahraga dan membantu merangsang enzim yang mengangkut lemak agar bisa digunakan sebagai energi.
Saran Penyajian: Anda bisa memagangnya, kemudian menambahkan saus. Bandeng juga dapat diolah menjadi sup yang segar.

2. Daging sapi

Fakta nutrisi: Kalori (288 gram), lemak (19,54 gram), karbohidrat (0 gram), protein ( 26,33 gram). asam lemak Omega-3 (30 gram per 150 gram sajian).
Manfaat: Protein daging punya efek termogenik yang tinggi. Bisa kita rasakan tubuh menjadi panas setelah mengonsumsinya. Saat proses itu terjadi, sekitar 30 persen dari makanan yang kita makan sudah terbakar. Jadi, bila Anda mengonsumsi daging sapi sebesar 300 kalori, saat dicerna 90 kalori sudah terbakar.
Saran Penyajian: Anda bisa memanggangnya kemudian menyediakan saus teriyaki dalam tempat kecil untuk dicocol saat memakan daging.

3. Jeruk Bali

Fakta Nutrisi: Kalori (32 gram), lemak (0,1 gram), karbohidrat (8,08 gram), dan protein (0.63 gram).
Manfaat: Vitamin dan mineral yang dimiliki jeruk bali sudah terbukti bisa melancarkan metabolisme tubuh sehingga pembakaran lemak bisa lebih cepat.
Saran Penyajian: Anda bisa mengonsumsinya langsung dalam bentuk utuh atau dijus. Akan tetapi, lebih baik dikonsumsi langsung untuk mendapatkan manfaat seratnya secara optimal.

4. Biji Rami

Fakta Nutrisi: Kalori (534 gram), lemak (42,16 gram), karbohidrat (28,88 gram), protein (18,29 gram).
Manfaat: Biji rami mengandung asam lemak Omega-3 yang terbukti mampu menstimulasi pembakaran lemak dan meminimalkan penumpukan lemak di dalam tubuh.
Saran Penyajian: Ada dua pilihan untuk mengonsumsi biji rami. Pertama, Anda padukan dengan yogurt, dan kedua, dicampurkan ke dalam salad.

5. Brokoli

Fakta Nutrisi: Kalori (54 gram), lemak (2,69 gram), karbohidrat (6,98 gram), protein (2,3 gram).
Manfaat: Kandungan senyawa Indole- 3-Carbinol (I3C) yang tinggi pada brokoli bermanfaat untuk membantu proses pembakaran lemak dan mencegah penimbunan lemak kembali di tubuh. Brokoli juga mengandung Vitamin A, Vitamin B6, dan riboflavin yang membantu merangsang proses metabolisme sehingga pembakaran kalori meningkat.
Saran Penyajian: Bisa dikukus sebentar, kemudian disantap dengan menambahkan sedikit garam, bawang putih yang dikeprek, lada bubuk, dan minyak zaitun.

Baca juga: 9 Makanan Penyehat Jantung Yang Murah-meriah

6. Yogurt

Fakta Nutrisi: Kalori (40 gram), lemak (2,25 gram), karbohidrat (3,68 gram), protein (2,88 gram).
Manfaat: Yogurt terbukti membantu mengurangi lemak dalam tubuh. Hal itu dibuktikan oleh international Journal of Obesity yang menemukan fakta bahwa mengonsumsi yogurt membantu mempertahankan massa otot sehingga tubuh efektif membakar lemak. Hasil studi itu menunjukkan bahwa para relawan yang mengonsumsi yogurt minimal 3 kali per hari kehilangan hampir 5 kg lemak selama 12 minggu.
Saran Penyajian: Agar lebih nikmat saat dimakan, Anda bisa mencampur yogurt dengan buah-buahan segar yang dipotong kecil-kecil.

7. Bayam

Fakta Nutrisi: Kalori (40 gram), lemak (2,25 gram), karbohidrat (3,68 gram), protein (2,88 gram).
Manfaat: Dengan tingginya kadar nutrisi di dalamnya, seperti zat besi, protein, vitamin, magnesium dan mineral – bayam bisa membantu membakar kalori berlebih yang masuk ke dalam tubuh. Di samping itu, mineral yang terkandung ini menyediakan energi dan mengstimulasi metabolisme yang membantu menurunkan bobot.
Saran Penyajian: Anda bisa menumisnya menggunakan minyak wijen atau minyak zaitun.

8. Tomat

Fakta Nutrisi: Kalori (22 kalori per buah), lemak (0,25 gram per buah), karbohidrat (4,82 gram per buah), protein (1,08 gram per buah).
Manfaat: Kekayaan antioksidan di dalam tomat bisa melonjakan metabolisme untuk mempermudah terjadinya pembakaran lemak jadi energi.
Saran Penyajian: Bisa dikonsumsi langsung sebagai camilan atau dikonsumsi dalam bentuk jus.

9. Putih Telur

Fakta Nutrisi: Kalori (17 gram), lemak (0,06 gram), karbohidrat (0,24 gram), protein (3,6 gram).
Manfaat: Seperti daging sapi, putih telur punya efek termogenik yang bisa membantu proses pembakaran lemak. Hal ini dibuktikan dari penelitian yang dilakukan oleh Biomedical Research Center. Para relawan yang mengonsumsi dua putih telur setiap pagi, berat badannya berkurang hingga 65 persen dan merasa lebih berenergi, daripada mereka yang hanya mengonsumsi roti biasa.
Saran Penyajian: Buatlah omelet dengan perpaduan tiga putih telur dengan ditambahi aneka sayuran kesukaan Anda.

10. Wortel

Fakta Nutrisi: Kalori (54 gram), lemak (2,48 gram), karbohidrat (7,99 gram), protein (0,74 gram).
Manfaat: Makanan ini mengandung carotine, sejenis Vitamin A, yang bisa membantu melancarkan sistem pencernaan dan membakar sisa lemak yang sebelumnya Anda bakar saat berolahraga.
Saran Penyajian: Ditumis bersama bayam atau brokoli. Anda juga bisa membuatnya sebagai salad dengan memadukannya bersama sayuran, daging, unggas, dan ikan.