Langganan

Do's and Don'ts bagi Pelancong di Berbagai Negara

Sebagai bangsa yang memiliki keanekaragaman kultur dan budaya, kita telah akrab dengan peri bahasa "Lain padang lain belalang." Artinya, Beda negara, aturan dan kebiasannya pun berbeda-beda. Makanya sebelum kalian ke sana, simak dulu do’s and don’ts yang wajib kita perhatikan di tiap negara berikut ini!


Jepang

Kudu: Siapkan uang cash. Selain di mall, transaksi dengan kartu kredit nyaris nggak berlaku. Untuk itu, penting banget untuk menyiapkan uang cash Yen lebih banyak supaya nggak kewalahan saat bertransaksi.

Jangan: Memetik bunga sakura. Siapapun dilarang keras untuk memetik bunga sakura. Jika melakukannya, kita
dianggap telah mencuri kultur Jepang.

Korea Selatan

Kudu: Mencicipi Hidangan. Jika menghadiri jamuan makan, cicipilah semua menu yang disediakan walau hanya sedikit. Hal ini menjadi bentuk kesopanan.

Jangan: Bersentuhan. Kalau belum akrab dengan seseorang di Korea, nggak perlu deh bersentuhan fisik, seperti menepuk bahu karena ini mengganggu banget.

Australia

Kudu: Eye Contact. Ketika berbicara dengan masyarakat Australia, lihatlah mata mereka. Eye contact menjadi bagian dari kultur mereka saat berkomunikasi.

Jangan: Meletakkan Siku di Meja. Hindari meletakkan siku kita di atas meja saat makan karena terkesan nggak sopan.

Italia

Kudu: Stylish. Orang-orang Italia sangat mengapresiasi penampilan karena penampilan merupakan hal penting.

Jangan: Memesan Cappucino Saat Siang dan Malam Hari. Italia punya kepercayaan kalau minum cappucino setelah makan siang dan makan malam adalah hal yang nggak baik. Untuk itu, di Italia, cappucino banyak
dijual sebelum jam 11 siang.

Demikianlah Do's and Don'ts bagi pelancong di berbagai negara yang seyogyanya Anda ketahui sebelum berkunjung di negara tersebut.

Baca juga: 10 Tempat Wisata Kuliner Paling Lezat di Medan

Yang perlu Anda ingat, betapapun Anda telah melancong ke berbagai negara, di manapun Anda berada, jangan lupa untuk selalu “Mikul dhuwur mendem jero” marang bangsane.

Maksudnya, Anda harus memuliakan setinggi-tingginya martabat bangsa Anda, dan tutupilah kebiasaan buruk yang mungkin ada pada bangsa kita. Sesungguhnya bangsa manapun memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Janganlah Anda membuka aib di depan bangsa asing, karena dengan begitu berarti Anda telah mempermalukan diri sendiri.