6 Wanita Cantik Paling Ditakuti di Dunia

Diposting pada

Kaum pria ternyata tidak mendominasi dunia peretasan komputer. Banyak kaum hawa yang ternyata terjun di ‘sisi’ gelap dunia maya tersebut. Menariknya, beberapa diantara mereka adalah wanita cantik dengan body aduhai layaknya seorang model.

Bak paket komplit, kecantikan wanita-wanita itu menjadi pelengkap kecerdasan dalam skil membobol keamanan komputer yang hanya dimiliki segelintir orang. Kenalkan, inilah 6 wanita cantik yang sangat ditakuti di jagat maya.

1. Ying Cracker

Ying Cracker
Gadis China berparas ayu ini termasuk salah satu peretas yang paling ditakuti. Dia tercatat sebagai seorang peretas bayaran yang bersedia membantu ‘pelanggan’ membobol software komputer dengan biaya tertentu.

Untuk sekali permintaan job, Ying tak ragu menarik bayaran mulai dari Rp 1-10 jutaan. Hasilnya, tiap bulan Ying dikatakan bisa mengantongi uang hasil peretasan hingga puluhan juta rupiah.

Uniknya, di luar aktivitas hack*r-nya, Ying bekerja sebagai seorang guru peretasan. Wanita cantik yang punya fanbase di dunia maya ini kerap mengajar dasar-dasar ilmu peretasan, mulai dari mengganti alamat IP hingga menghapus password. Kamu mau jadi muridnya?

2. Anna Chapmane

Anna Chapmane
Wanita cantik ini adalah seorang peretas berkebangsaan Rusia. Nama lengkapnya Anna Vasil’yevna Chapmanis. Dia pernah ditangkap di tempat tinggalnya di New York City bersama sembilan orang lainnya atas tuduhan bekerja sebagai mata-mata untuk badan intelijen Rusia.

Chapman yang lahir tanggal 23 Februari 1982 langsung terkenal setelah ditangkap FBI, terutama pasca foto dan video yang mengumbar kecantikannya tersebar luas di internet.

Bahkan, wanita cantik itu jadi sorotan media saat dia meminta Edward Snowden untuk menikahinya tanggal 3 Juli 2013 silam.

3. Kristina Svechinskaya

Kristina Svechinskaya
Jika Ying Cracker adalah peretas yang menggunakan kemampuannya untuk hal baik, maka Kristina adalah sebaliknya. Gadis yang sempat menjadi mahasiswi Universitas New York ini ditangkap akibat melakukan serangan cyber ke beberapa bank besar di Inggris dan Amerika.

Kristina melakukan aksi hacking ini bersenjatakan virus Trojan ‘Zeus’. Lewat aksinya, Kristina berhasil mendapatkan uang sekitar Rp 500 jutaan.

Bahkan, grup Kristina yang beranggotakan 9 orang diduga berhasil menggelapkan uang nasabah hingga USD 3 juta. Cukup menakutkan untuk seorang wanita yang memiliki paras cantik nan menawan ini.

4. Joanna Rutkowska

Joanna Rutkowska
Gadis Polandia ini mungkin jauh dari kesan seorang geek namun jangan salah, Joanna adalah peretas spesialis pengembangan software antihacker. Tak salah bila banyak peretas yang menyebutnya penghianat.

Joanna juga memiliki sebuah perusahaan keamaan internet bernama Invisible Things Lab yang berlokasi di Warsawa. Namanya sendiri melambung setelah muncul dikonverensi Black Hat di Las Vegas tahun 2006 silam.

Wanita cantik ini pun sempat bekerja sama dengan Microsoft untuk mengembangkan sistem keamanan sistem operasi Windows Vista. Sebuah pencapaian hebat untuk seorang geek wanita di masa itu.

5. Xiao Tian

Xiao Tian
Xiao Tian adalah seorang gadis muda berumur 20an tahun. Dibalik wajah cantiknya, tidak ada yang menyangka bila Xiao Tian adalah ketua peretas wanita China, Cn Girl Security Team, yang beranggotakan lebih dari 2000 jenius.

Gadis cantik ini sering menampilkan foto-foto dirinya dengan beragam pakaian modern nan seksi. Itulah alasan banyak yang menyebut Xiao Tian sebagai peretas yang paling modis.

Terlepas dari hal itu, tujuan Xiao Tian membangun grup peretas cukup mulia. Dia merasa dunia peretasan terlalu di dominasi oleh kaum pria, padahal banyak wanita cantik seperti dirinya yang menggandrungi aksi-aksi peretasan.

6. Adeanna Cooke

Adeanna Cooke
Siapa sangka mantan model majalah dewasa PlayBoy menjadi salah satu peretas paling disegani dan ditakuti di dunia? Dia lah Adeanna Cooke.

Bukti paling sahihnya, adalah ketika seorang temannya memutuskan untuk memposting foto-foto polos Adeanna tanpa sepengetahuannya. Parahnya, dia menyebarluaskan foto-foto itu untuk mendapatkan uang.

Tidak tinggal diam, wanita cantik ini memutuskan untuk meretas situs-situs yang mendapatkan foto polosnya. Tidak hanya mengambil foto yang menjadi miliknya, Adeanna juga membuat situs-situs itu down. Pembalasan yang setimpal bukan?

Hebatnya, tidak berhenti di situ, Adeanna ternyata juga membantu gadis lain yang mengalami kasus yang sama dengannya. Termasuk mereka yang ingin keluar dari dunia bejat yang kelam itu.

Berkat aksi heroiknya itu, Adeanna kerap disebut peri hingga hactivist (aktivis peretas).